
Dalam kontes muatan roket ini, masing-masing tim harus unjuk kemampuan roket hasil produksi mereka. Para peserta berlomba-lomba memasangkan teknologi ke dalam roket setinggi 1 meter itu, misalnya kamera pemantau, pengukur kecepatan, pengukur suhu, dan pengukur ketinggian.
Selanjutnya juri akan menilai kemampuan roket-roket buatan 40 tim itu saat roket diluncurkan, karena ketika diluncurkan itulah kecanggihan dan ketangguhan perangkat teknologi di dalam masing-masing roket dapat terlihat.
Juara kompetisi ini adalah roket yang berhasil terpisah dari roket peluncur dan dapat terbang maksimal setinggi 2 km, untuk kemudian berbalik menuju sasaran yang telah ditentukan. Lihat video kompetisi muatan roket itu di sini.
Kompetisi muatan roket tahun ini mencatat rekor karena dari seluruh tim yang ikut berlomba, ada 35 roket yang berhasil diterbangkan. Masyarakat sekitar pun mengapresiasi kompetisi ini. Mereka terkesan dengan teknologi buatan putra-putri bangsa yang membanggakan ini.
0 komentar:
Posting Komentar