Search

Join Us

Join this site

Ads

Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Saat Bercinta, Kura-Kura Purba Ini Malah Mati

Rabu, 20 Juni 2012

Platinum Site - Kali pertama penemuan fosil hewan bertulang belakang, vertebrata tertangkap basah. Sembilan pasanga fosil ditemukan di Messel Pit, dekat Darmstadt, Jerman. Betina bisa diidentifikasi karena memiliki ekor yang lebih pendek.

Pasangan yang sedang berhubungan intim ini diyakini mati karena gas beracun dari dasar kawah gunung api. Peneliti Universitas Tuebingen, Jerman, Dr. Walter Joyce mengatakan kura-kura ini termasuk spesies langka Allaeochelys crassesculpta.

Bukti anatomi membuktikan pasangan kura-kura ini jantan dan betina. Tempurungnya mencapai panjang 2 kaki.

"Kami menunjukkan untuk kali pertama pasangan yang terdiri dari satu jantan dan satu betina secara individual. Ekor dari beberapa pejantan tersambung dengan betinanya," ujar Dr. Joyce seperti dilansir dari Daily Mail.

Jantan memiliki ekor yang lebih panjang dari tempurungnya. Sementara betina berukuran cukup pendek untuk bisa masuk ke dalamnya.

Ilmuwan meyakini gas vulkanik berasal dari danau. Selama beberapa waktu gas beracun ini telah menjadi penyebab kematian berbagai hewan sekitarnya. Di wilayah dekat kawah ini, banyak fosil vertebrata ditemukan dalam sendimen.
Read Post | komentar

Gunung Berapi Bawah Laut Berikan Petunjuk Sebelum Letusan

Sabtu, 16 Juni 2012


Sebuah gunung berapi bawah laut memberikan sinyal yang jelas sebelum meletus tahun lalu. Temuan ini, menurut para peneliti, dapat membantu memperkirakan letusan di masa depan.

Sekitar tiga perempat letusan gunung berapi di bumi terjadi di bawah laut. Tetapi mereka sulit dideteksi karena lokasinya yang terendam lautan.

Kini robot submersibles (robot penyelam untuk penelitian) dan sejumlah instrumen ilmiah lainnya dapat membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang gunung berapi misterius tersebut. Temuan mereka dapat menuntun pada peramalan jangka pendek untuk letusan bawah laut di masa depan.

Petunjuk letusan
Para peneliti berkonsentrasi pada Axial Seamount, sebuah gunung berapi bawah laut yang berada sekitar 400 kilometer lepas pantai Oregon. Gunung berapi ini, yang terletak lebih dari 1.500
meter di bawah permukaan air, meletus pada 6 April 2011.

"Axial Seamount memiliki keunikan karena merupakan salah satu dari sedikit tempat di dunia yang memiliki catatan pemantauan jangka panjang dari gunung berapi bawah laut, dan kami sekarang dapat membuat sebuah pola," kata seorang peneliti Bill Chadwick, seorang ahli geologi di Oregon State University di Newport.

Para peneliti menggunakan sensor tekanan di dasar laut untuk memantau gerakan vertikal. "Gerakan naik di dasar laut mulai terjadi secara bertahap dan terus-menerus dengan sekitar 2000 gerakan, dua tahun setelah letusan terakhir, " kata Chadwick. "Tapi tingkat kenaikan magma naik dari bertahap menjadi lebih sering hingga empat sampai lima bulan sebelum letusan. Lalu naik hingga sekitar tiga kali lipat, memberikan petunjuk bahwa akan terjadi letusan berikutnya."

Kurang dari sejam sebelum letusan, lantai laut mengalami kenaikan mendadak sampai sekitar 7 cm. Setelah letusan tersebut, lantai laut turun hingga 2 meter karena magma mengalir ke dalam kerak samudera dan meletus sebagai lava.

"Gerakan semacam ini telah terdeteksi di daerah gunung berapi di darat sebelumnya, tapi tidak secara efektif terdeteksi di lautan," kata ahli geologi laut, Neil Mitchell dari Universitas of Manchester di Inggris, yang tidak mengambil bagian dalam penelitian ini.

Sinyal seismik
Data seismik dari mikrofon bawah air juga memberikan petunjuk untuk perilaku gunung berapi, menunjukkan penumpukan terjadi secara bertahap dengan jumlah gempa bumi kecil (kira-kira sekitar 2 SR) dalam empat tahun sebelum letusan 2011.

Kemudian peneliti mendeteksi adanya lonjakan mendadak dari energi seismik sekitar 2,6 jam sebelum letusan.

"Hidrofon (mikrofon bawah laut) menerima sinyal dari ribuan gempa bumi kecil dalam beberapa menit, yang kami telusuri karena kenaikan magma dalam gunung berapi dan menerobos kerak," kata peneliti Bob Dziak, seorang ahli geologi kelautan dari Oregon State University.

"Ketika magma naik, magma tersebut memaksa keluar melalui retakan dan menciptakan ledakan aktivitas gempa yang meningkat karena semakin mendekat ke permukaan."

"Dengan menggunakan analisis seismik, kita dapat dengan jelas melihat bagaimana magma naik dari dalam gunung api sekitar dua jam sebelum letusan," tambah Dziak. "Entah sinyal energi seismik sebelum letusan Axial adalah sesuatu yang unik atau mungkin ditiru di gunung berapi lainnya masih belum jelas, namun dapat memberikan kepada para ilmuwan suatu dasar yang sangat baik untuk menentukan langkah yang akan diambil."

Robot penyelam
Para peneliti juga menggunakan robot penyelam untuk memindai dasar laut dengan gelombang suara, pemetaan topografi gunung berapi dari sekitar 50 meter di atas puncak sebelum dan setelah letusan 2011.

Survei ini memungkinkan ahli geologi dapat dengan jelas membedakan aliran lava pada 2011 dari banyak arus sebelumnya yang banyak di daerah tersebut dan mencari celah dari mana arus ini muncul, kata peneliti David Caress, seorang insinyur dari Monterey Bay Aquarium Research Institute di Moss Landing, California.

Gambar terperinci menunjukkan aliran lava setipis 20 cm dan setebal 137 m. Para ilmuwan juga melihat aktivitas biologis pada lubang hidrotermal yang baru terbentuk.

"Menggabungkan pengamatan biologis dengan pengetahuan kita tentang kegempaan, dan distribusi lava dari letusan 2011 secara lebih lanjut akan membantu kita untuk menghubungkan aktivitas vulkanik bawah laut dengan kehidupan yang didukung olehnya."

Para peneliti mengatakan bahwa Axial Seamount bisa meletus lagi, mungkin segera setelah 2018, berdasarkan perubahan pada lingkaran pola deformasi tanah yang mereka lihat.

"Sekarang kita mengetahui beberapa sinyal jangka panjang dan jangka pendek yang terjadi sebelum letusan di Axial Seamount, kita bisa memantau kenaikan tingkat aktivitas seismik pada gunung bawah laut," kata Dziak.
Read Post | komentar

Perempuan Ini "Melahirkan" 12 Bayi Cumi-Cumi

Platinum Site - Laporan bioteknologi memaparkan perempuan berusia 63 tahun "hamil" dengan 12 bayi cumi-cumi. "Ibu cumi-cumi" ini berasal dari Korea Selatan. Dia "hamil" setelah memakan cumi-cumi goreng. Tiba-tiba dia jatuh setelah merasakan sakit di dalam mulutnya.

Kejadian aneh ini telah terbukti secara ilmiah hingga masuk dalam makalah National Center for Biotechnology Information di Bethesda, Maryland, Amerika Serikat.

Perempuan ini mengatakan kepada dokter, dia merasakan sensasi di dalam mulutnya. Rasanya seperti ada "gangguan organisme kecil". Ketika diperiksa, dokter menemukan "bayi cumi" menempel dalam mulutnya. Gangguan ini serupa buah kecil yang dilapisi material seperti semen sehingga bisa melekat.

Di dalam buah itu terdapat "alat ejakulasi dan sperma" dengan alat pembuangan sperma yang cukup kuat.

Setelah korban dibawa ke rumah sakit, dokter memindahkan bayi cumi-cumi itu dari gusi, lidah, dan pipi perempuan itu. Setelah diambil, baru teridentifikasi secara resmi benda asing itu merupakan "spermatophores cumi-cumi" atau kantong sperma.

Menurut Science 2.0, spermatophore ini serupa kantong semen. Situs ini menambahkan cara spermatophore menancap di kulit masih menjadi misteri.

"Dua belas benda kecil dan putih berbentuk gelondong yang serupa kutu terjebak pada selaput lendir dari lidah, pipi, dan gingiva (gusi). Semuanya telah diangkat bersama mukosa (lapisan mulut) yang terinfeksi," tulis Pusat Perpustakaan Kedokteran Nasional AS.

"Berdasarkan basis morfolofi dan keberadaan kantong sperma mereka, benda asing ini diidentifikasi sebagai spermatophores cumi-cumi," imbuhnya seperti dilansir dari Daily Mail.
Read Post | komentar

Inilah Penjelasan Ilmiah tentang Vampir

Platinum Site - Menurut publikasi penelitian pakar antropologi forensik, Matteo Borrini, makam kerangka perempuan yang mati pada wabah abad ke-16 di Venesia, Italia diduga menjadi penguburan vampir tertua yang pernah diketahui. Masih tidak jelas rangka itu memang vampir atau bukan.

Pakar antropologi Italia lainnya skeptis dengan temuan ini. Mereka menilai batu bata itu mungkin hanya ditemukan saja di dekat rahang. Status perempuan ini sebagai vampir masih diragukan. Tapi, kepercayaan mengenai vampir telah menyebar sejak lama di Eropa. Orang-orang telah mengambil langkah untuk mengatasi ancaman itu.

Menurut antropolog, Paul Barber, kisah mengenai vampir telah menjadi legenda rakyat lokal pada setiap budaya. Penulis buku Vampires, Burial, and Death cetakan Penerbit Universitas Yale, Amerika Serikat ini menilai ada beberapa kesamaan mengenai cerita rakyat dengan vampir Eropa.

Penduduk desa menggabungkan ketakutan terhadap kematian dengan kepercayaan terhadap kutukan yang menimpa mereka. Menurut mereka, orang yang baru saja dikubur bertanggung jawab atas kemalangan nasib mereka. "Mayat" ini dituduh bangkit dari kubur dengan tujuan yang jahat.

Proses Pembusukan

Cerita rakyat menawarkan berbagai cara melindungi diri dari serangan vampir. Tapi, ada dua langkah perlindungan dasar.

Pertama, siapkah langkah pencegahan agar orang mati tidak menjadi vampir. Ini biasanya dilakukan ketika seseorang meninggal.

Tidak jarang tubuh digali dalam jangka waktu harian, minggu, atau beberapa bulan setelahnya. Orang-orang akan mencari bukti tubuh telah kembali aktif dalam waktu dekat atau mencoba melarikan diri dari peti matinya.

Menurut Life's Little Mysteries, kadang proses biasa dekomposisi sering dianggap salah sebagai fenomena supranatural. Jika peti mati kedap udara, pembusukan tubuh mungkin melambat beberapa minggu dan bulan.

Dekomposisi usus menyebabkan perut tampak kembung. Ini memompa darah naik ke mulut. Mayat terlihat seperti baru menghisap darah. Tanda-tanda ini keliru dianggap sebagai bukti tuduhan vampir.

Salah satu keyakinan yang menyebar luas yakni menusuk vampir dalam kuburnya. Ide ini dilakukan dengan secara fisik menusukkan vampir ke bumi. Bagian dada dipilih karena itu menjadi batang tubuh, bukan karena ada koneksi simbolis dengan jantung.

Penusukkan tidak harus menggunakan tongkat kayu seperti mitos yang beredar. Vampir seperti juga jin, diyakini takut terhadap benda yang terbuat dari besi logam. Penusukkan dengan besi justru bisa lebih efektif. Cara ini bisa dilihat pada dua kerangka yang ditemukan para arkeolog Bulgaria. Dada kedua rangka itu ditemukan telah dihujam dengan batang besi.

Metode tradisional lain untuk mencegah vampir termasuk dengan menguburkan kembali tubuh. Wajah vampir harus menghadap ke bawah. Kepalanya juga harus dipenggal. Mulut vampir biasanya diisi dengan bawang putih. Batu bata juga bisa digunakan seperti terlihat pada penemuan rangka vampir terkini.

Untuk melawan vampir yang bangkit, orang zaman dulu akan membawa bawang putih, jimat, dan air suci. Dalam beberapa tradisi, cara terbaik menghentikan vampir dengan membawa sebungkus kecil garam. Jika vampir mengejar, tumpahkan saja garam di belakang tanah Anda melangkah. Menurut redaktur majalah sains Skeptical Inquirer, Benjamin Radford, cara ini diyakini membuat vampir sibuk menghitung dan berhenti mengejar.

Beberapa orang percaya benda berbentuk butiran seperti pasir juga bisa digunakan untuk menangkal kejaran vampir. Garam sering ditempatkan di atas dan sekitar pintu dengan alasan yang sama.

Mirip Gejala Penyakit

Beberapa penyakit dan kelainan juga memiliki ciri yang serupa dengan vampir. Dari rentan terhadap cahaya matahari hingga takut dengan bawang putih dan kaca. Alliumfobia merupakan penyakit ketakutan terhadap tanaman berbau. Rabies juga menimbulkan gejala mirip vampir dengan keinginan menggigit orang lain.

Pada 1985, ilmuwan David Dolphin menemukan penyakit yang mirip mitos vampir. Penyakit kelainan genetika darah ini disebut Porphyria. Penderitanya memiliki keinginan untuk meminum darah manusia untuk meringankan gejala mereka. Tapi, teori ini dinilai hanya kesalahpahaman gejala. Gejala air seni yang berwarna merah malah dinilai salah sebagai ciri peminum darah.

Salah satu gejala nyata penyakit Porphyria mirip dengan vampir. Penderita sangat sensitif terhadap cahaya. Hanya beberapa menit terkena paparan cahaya matahari, kulit mereka bisa melepuh.

Taring panjang khas vampir juga menjadi gejala penyakit Hypohidrotic ectodermal dysplasia. Menurut Institut Kesehatan Nasional, penyakit langka ini membuat gigi lain tidak ada. Hanya menyisakan taring yang tumbuh meruncing.
Read Post | komentar

Ikan Hiu Purba Ini Leluhur Manusia

Kamis, 14 Juni 2012

Platinum Site - Menurut ilmuwan, manusia berevolusi dari ikan hiu purba yang mendiami laut lebih dari 300 juta tahun lalu. Ikan primitif bernama Acanthodes bronni ini menjadi leluhur bagi semua makhluk bertulang belakang atau vertebrata berahang di bumi. Dan manusia termasuk makhluk bertulang belakang.

Setelah analisa ulang tempurung otak berusia 290 juta tahun, ilmuwan mengetahui hewan purba ini bagian dari gnathostomes modern. Artinya, makhluk berahang ini termasuk ribuan vertebrata hidup seperti ikan, burung, reptil, mamalia, hingga manusia.

Acanthodes berasal dari bahasa Yunani berarti "berduri". Hewan ini telah hadir sebelum berpisah dengan hiu permulaan dan ikan berduri pertama. Garis keturunan ini mencakup manusia. Fosil telah ditemukan di Eropa, Amerika Utara, dan Australia.

Dibanding hiu berduri lainnya, hewan ini tergolong besar dalam ukuran panjang. Ikan ini memiliki insang, bukan gigi. Matanya besar dan memakan plankton.

"Tanpa diduga, ternyata Acanthodes menjadi gambaran terbaik yang kami miliki mengenai kondisi leluhur terakhir yang sama dari ikan bertulang dan hiu," ujar pakar biologi Universitas Chicago, Amerika Serikat, Profesor Michael Coates.

"Temuan kami menunjukkan bahwa ikan bertulang tahap awal serupa dengan hiu, bukan sebaliknya. Anggapan awal kami mengenai hiu berbeda pada kenyataannya. Ini vertebrata berahang modern," katanya seperti dilansir dari Daily Mail.
Read Post | komentar

Mutiara 7.500 Tahun Ditemukan di Jazirah Arab

Selasa, 12 Juni 2012

Platinum Site - Sebuah mutiara tertua dalam peradaban dunia ditemukan di Uni Emirat Arab baru-baru ini. Pusat Penelitian Nasional Perancis dalam sebuah pernyataan ilmiah mengungkap mutiara yang berasal dari zaman Neolitik lebih tua daripada mutiara dari 3000 SM yang ditemukan di sebuah situs kuno di Jepang.

Pusat penelitian menyatakan, mutiara berasal dari sebuah pemakaman di Umm Al Quwain, Uni Emirat Arab. Hasil uji Karbon 14 menunjukkan mutiara berasal dari 5.500 SM.

Mutiara ditemukan bersama beberapa mutiara lainnya di pemakaman yang berada di sepanjang pantai Semenanjung Arab. Peneliti menduga bahwa daerah tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas klan tertua di dunia yang mengenal nilai estetis mutiara dan menggunakannya dalam ritual khusus.

Dikutip dari situs Gulf News, peneliti menyatakan, mutiara yang terbentuk secara alami memiliki peran penting dalam ritual pemakaman Umm Al Quwain. Umumnya mutiara akan diletakkan pada bagian wajah jenazah, terutama pada bibir atas.

Penemuan sekaligus mengukuhkan bahwa mutiara memiliki peran penting dalam budaya masyarakat lama di teluk Arab dan negara-negara di sekitar Samudera Hindia bagian utara.
Read Post | komentar

Pasangan Kura-kura Usia 115 Tahun "Bercerai"

Platinum Site - Pasangan kura-kura berusia 115 tahun yang tinggal di Reptilien Zoo Happ, Austria, sudah puluhan tahun hidup bersama. Namun, kini mereka memutuskan untuk berpisah.

Seperti dimuat Discovery.com, dua kura-kura tersebut, Bibi dan Poldi telah mengakhiri "perkawinan" yang diketahui melibatkan dua hewan tertua di dunia. "Kami mendapat kesan, mereka tak tahan untuk hidup bersama," kata direktur kebun binatang, Helga Happ kepada Austrian Times.

Tanda-tanda keretakan hubungan tidak sulit dideteksi, Bibi yang kelihatannya lelah dengan perhatian yang diberikan Poldi, menyeret tubuhnya menjauh. Terkadang, Bibi betina bahkan menyerang Poldi si jantan, memaksa para staf memindahkan Poldi ke kandang terpisah.

Kabar baiknya, mereka tak berusaha untuk membunuh satu sama lain. Untuk diketahui, meski tak punya gigi, kura-kura punya bingkai mulut yang runcing dan rahang superkuat. Dengan modal itu mereka bisa saling menyerang. Dan para petugas kebun binatang tak mau menunggu sampai kemungkinan terburuk terjadi.

"Umur mereka sepantaran, berusia 115 tahun, keduanya sudah bersama-sama sejak kecil, tumbuh bersama, dan menjadi pasangan. Tanpa alasan jelas, hubungan mereka tak bisa bertahan lagi."

Happ dan para stafnya sudah berusaha keras untuk mempertahankan perkawinan itu. Mereka bahkan memberikan "konseling" pada pasangan itu, "makanan romantis", juga permainan bersama. Namun, tak ada hasil.

Justru, Bibi saat ini terlihat sedang menikmati kehidupan barunya sebagai kura-kura betina lajang.

Bibi dan Poldi kali pertama bertemu di Kebun Binatang Basel di Swiss. Mereka kemudian pindah bersama ke Kebun Binatang Austrian di Klagenfurt, di mana mereka menjalani hidup sebagai pasangan selama 36 tahun. Rutinitas yang dilakoni dua hewan itu tak berubah selama bertahun-tahun.

Kura-kura diketahui bisa hidup lebih dari 150 tahun. Masih ada harapan pasangan ini bisa rukun. "Kami mencoba untuk melibatkan dua kura-kura itu dalam interaksi. Kami berharap bahwa keduanya mungkin menemukan harmoni mereka kembali."
Read Post | komentar

Dingo Terbukti Membunuh Bayi di Australia

Platinum Site - Sudah 32 tahun misteri menyelimuti kasus menghilangnya seorang bayi bernama Azaria Chamberlain dari sebuah perkemahan di Australia.

Kedua orangtuanya, Lindy dan Michael Chamberlain, yang mengatakan bayi mereka diculik anjing dingo, sempat dituduh bertanggung jawab atas kematian Azaria. Namun seiring dengan bermunculannya bukti-bukti baru, mereka dibebaskan dari tuduhan pembunuhan sang putri walau diliputi keraguan dari rakyat Australia.

Penyelidikan yang sudah berlangsung belasan tahun pun berakhir. Kantor berita BBC, Selasa 12 Juni 2012 melaporkan, tim forensik penyelidik kasus Azaria akhirnya menyatakan bahwa dingo adalah penyebab hilang dan tewasnya Azaria.

Putusan tersebut didasarkan pada barang bukti berupa rekaman kasus-kasus serangan dingo terhadap manusia yang diserahkan Lindy dan Michael awal tahun ini. Pasangan yang kini telah bercerai itu mengaku lega dengan pernyataan tim forensik.

"Warga Australia tidak bisa lagi berkata dingo tidak buas. Kita tinggal di Australia, negara yang cantik namun berbahaya," kata Lindy yang selama ini gigih mengatakan bahwa dingolah yang bertanggung jawab atas kematian putrinya.

Kasus Azaria Chamberlain merupakan kasus besar yang menyita perhatian seluruh warga Australia dan membagi mereka menjadi dua kubu. Perjuangan Lindy membuktikan bahwa dia tidak bersalah dijadikan ilham film Hollywood, A Cry In The Dark, pada 1988.

Bayi Azaria yang masih berusia delapan minggu hilang dari tendanya di dekat Uluru, Ayers Rock pada 1980. Lindy dan Michael yang mengatakan putri mereka diculik anjing dingo, didakwa berturut-turut sebagai pelaku dan kaki tangan pada 1982.

Penyelidikan terus berjalan. Polisi kemudian menemukan potongan baju bayi yang diduga milik Azaria di sarang dingo, dan kasus kembali dibuka.

Nama Lindy dan Michael pun dibersihkan dari segala tuduhan. Awal tahun ini, penyelidikan keempat kembali dibuka, dengan hasil yang mementahkan tiga penyelidikan sebelumnya.

"Kebenaran itu selalu ada," ucap Michael Chamberlain. "Sekarang tinggal kembali berbenah dan membiarkan putri kami beristirahat dengan tenang."
Read Post | komentar

Kisah "Viagra Himalaya" yang Terancam Punah

Senin, 11 Juni 2012

Platinum Site - Setiap musim panas, sebuah desa di kaki Himalaya nyaris kosong. Penduduknya berbondong-bondong menuju area gunung di utara Nepal. Mereka memanen yarchagumba, jamur liar yang tumbuh di ketinggian yang tenar dengan kualitas afrodisiak-nya atau kemampuan meningkatkan gairah seksual.

Namun beberapa tahun terakhir ini, panen yang dihasilkan tak lagi maksimal. Para ilmuwan menduga ada dua faktor penyebabnya: dipetik berlebihan dan perubahan iklim. Kondisi tersebut menyebabkan kekhawatiran akan nasib masa depan "viagra Himalaya" itu.

Salah satu penduduk menceritakan betapa buruknya panen musim ini. Padahal, jamur langka ini menjadi tumpuan ekonomi penduduk, untuk menghidupi keluarganya. "Kami kembali ke rumah, padahal tak lebih dari 10 yarchagumba yang kami kumpulkan dalam sebulan," kata Nar Bahadur Bohara pada Kathmandu Post.

"Mereka yang tahun lalu bisa mengumpulkan 150 hingga 200 buah, hanya bisa mendapat 20 sampai 30 jamur tahun ini," kata dia.

Penjelajah gunung lainnya, Narendra Thekare menduga, penyebabnya adalah cuaca. Area tersebut sama sekali tak mendapat hujan selama dua bulan, selama musim salju. Padahal, hujan mutlak diperlukan agar jamur berkembang. "Produksi yarchagumba merosot drastis dalam lima tahun terakhir. Jika situasi ini tak berubah, bukan tak mungkin yarchagumba akan lenyap," kata dia.

Penelitian ilmuwan University of Massachusetts, Uttam Babu Shrestha juga mengungkapkan, penurunan hasil panen yarchagumba sangat signifikan. Penyebabnya, kurang salju di musim dingin dan peningkatan suhu. "Jika tak ada intervensi, ia akan semakin langka," kata dia.

Masyarakat lokal bahkan menduga, yarchagumba bisa punah dalam waktu 10 tahun.

Tujuan ekspor utama yarchagumba adalah negeri tetangga, China. Permintaan besar membuat harga jamur ini melejit menjadi US$11.500 atau sekitar Rp108 juta per 450 gram.

Meski panen menurun, penjualan yarchagumba menambah penghasilan Distrik Darchula sebanyak US$85.000 tahun lalu.

Ribuan pemburu jamur bersaing di gunung demi menghidupi keluarganya selama periode April-Juni. Namun kompetisi mendapatkan yarchagumba makin sengit dan berdarah. November 2009 lalu, pengadilan menghukum 19 orang dalam kasus pembunuhan tujuh petani terkait perebutan jamur itu di Nar, desa terpencil setinggi 4.000 meter di atas permukaan laut.

Belum terbukti ilmiah

Yarchagumba (Ophiocordyceps sinensis) sejatinya terdiri dari dua orghanisme: larva ngengat "hantu" Himalaya dan jamur Cordyceps. Spora jamur menyerang larva ketika ia hidup di dalam tanah, membunuhnya, dan menyebabkan jamur tumbuh di kepala hewan itu.

Belum ada penelitian yang dilakukan ilmuwan Barat, namun pakar herbal China yakin, jamur itu adalah contoh keseimbangan sempurna dari yin dan yang, karena ia adalah hewan sekaligus tanaman. Yang berkaisat untuk meningkatkan kemampuan seksual.

Cara memakainya sederhana. Direbus laiknya teh, dicampur dalam sup atau tumis. Selain hasrat seksual, yarchagumba juga diyakini bisa menyembuhkan beragam penyakit, dari kelelahan hingga kanker.

Yarchagumba nyaris tak dikenal di dunia barat hingga tahun 1993, saat ia disebut-sebut menjadi rahasia di balik kesuksesan pencapaian rekor tim lari wanita China dalam kejuaraan dunia di Stuttgart, Jerman. Kala itu, pelatihnya sesumbar, mereka memberi jamur langka itu dicampur darah penyu pada para atletnya. (Phys.or)
Read Post | komentar

Misteri Bunga Bangkai Kalimantan

Platinum Site - Tanaman parasit yang hidup di pedalaman Kalimantan, bunga bangkai, tidak hanya menumpang hidup. Parasit ini mencuri DNA dan tidak bisa hidup tanpa berada di dalam inangnya.

Bunga padma raksasa (Rafflesia arnoldii) yang terkenal dengan sebutan "bunga bangkai" ini menyandang namanya karena baunya busuk seperti mayat. Tanaman ini ditemukan di hutan Kalimantan. Tumbuhan parasit obligat ini tumbuh di jaringan tumbuhan merambat. Bunga ini tidak mampu berfotosintesis.

Bunga ini terpisah dari induknya selama 100 juta tahun melalui periode evolusi. Tapi, mereka berbagi bagian genom yang besar. Bagian ini tampak "tersedot" ke dalam. Proses ini serupa tanaman dan hewan mewariskan gen kepada keturunannya.

Temuan ini membingungkan ilmuwan. Penelitian ini dapat mengubah pemikiran tentang hubungan kerja parasit dan inang. Para peneliti pun masih bingung dengan tujuan mencuri parasit ini. Beberapa tanaman telah mengubah dirinya dengan gen "pinjaman" yang diwariskan dari inangnya. Tapi, pencurian ini seharusnya menghasilkan keuntungan tertentu bagi tanaman parasit.

"Pada awalnya, kami bertanya-tanya kemungkinan himpunan bagian dari gen ini bisa memberikan pertahanan dari serangan tanaman inang," ujar dosen Universitas Harvard, Amerika Serikat, Charles Davis.

"Tapi, gen asal bunga menunjukkan fungsi yang luas. Ini termasuk proses pernapasan, metabolisme, dan mungkin berguna untuk pertahanan. Apabila kondisi memang seperti yang diduga, temuan ini mungkin mencerminkan semacam kamuflase genom. Bisa juga penyamaran genom untuk parasit," imbuhnya seperti dilansir dari Daily Mail.

"Selama bertahun-tahun, tanaman ini memiliki misteri evolusi. Mereka tidak memiliki alat genetik, terutama gen yang terkait dengan fotosintesis. Ahli biologi telah menempatkan mereka pada wilayah luas bagian pohon kehidupan," ujar David.

Menurut David, tanaman ini telah banyak mengurangi jumlahnya. Mereka benar-benar telah kehilangan banyak gen yang terkait proses pembuatan makanan sendiri atau fotosintesis.

David menggunakan alat pengembangan genomik terkini. Dia telah mengidentifikasi tanaman yang memiliki hubungan kekerabatan terdekat dengan tanaman raksasa ini. Tapi, temuannya masih menyisakan kebingungan. Ada sebuah wilayah tunggal dari kode genetika bunga yang diduga tanaman inang parasit ini.

"Ketika saya menyadari bunga dan tanaman merambat tampaknya terkait, saya menemukan temuan ini," ujar David.

Ternyata, parasit ini tidak bisa hidup terpisah dari tanaman inangnya. Bunga bangkai ini benar-benar tetap hidup di dalam tanaman inang.
Read Post | komentar

Spiral Misterius di Langit, Lima Negara Heboh

Sabtu, 09 Juni 2012

VIVAnews - Ribuan penduduk Israel, Turki, dan Yordania kemarin malam dihebohkan oleh kemunculan cahaya spiral putih misterius. Cahaya yang sama juga membuat warga Siprus dan Lebanon panik sehingga polisi kewalahan menerima telepon.

Berbagai spekulasi tentang asal cahaya misterius yang muncul pada pukul 20.45 waktu setempat. Ada yang menduga itu adalah misil yang gagal, pecahan satelit, bahkan ada pula yang menyebutnya sebagai UFO.

"Kami melihat ada cahaya yang sangat besar dari titik yang jauh di langit. Kami tidak mengetahui asalnya, tapi cahayanya besar dan tidak biasa," kata seorang saksi mata, diberitakan Daily Mail, edisi Jumat, 8 Juni 2012.

Misteri terpecahkan beberapa jam kemudian. Ternyata spiral itu masih berasal dari teknologi bumi, karena merupakan roket yang diluncurkan untuk uji coba.

Hal ini dikonfirmasi Kementerian Pertahanan Rusia yang menyatakan telah meluncurkan roket uji coba, enam menit sebelum terlihat sebagai spiral aneh oleh penduduk lima negara. Walaupun Rusia mengklaim peluncurannya sukses, namun video yang kemudian muncul menunjukkan roket itu rontok perlahan.

Roket diperkirakan melesat sejauh 193 hingga 289 kilometer ke langit dan meledak sehingga dapat terlihat oleh penduduk lima negara. Bentuk spiral yang tampak diperkirakan berasal dari bahan bakar roket.

Sebelumnya pada 2009, ujicoba rudal milik Rusia menyebabkan kehebohan yang sama di Norwegia.
Read Post | komentar

Ditemukan Laba-laba Beracun Terbesar Di Dunia

Kamis, 07 Juni 2012

Platinum Site - Selama 20 tahun, ilmuwan di lapangan telah bekerja sama dengan organisasi Conservation International. Mereka mencari hewan paling misterius dan terancam di ekosistem tropis. Tebak apa yang mereka temukan? Laba-laba tarantula yang terbesar di dunia.

Para ilmuwan ini telah menambahkan lebih dari 1.300 spesies baru dalam daftar ilmu pengetahuan. Selama ini, hanya sekitar 500 yang telah secara resmi dideskripsikan berdasarkan taksonomi, untuk klasifikasi dan penamaan.

Untuk merayakan 20 tahun upaya penemuan, kelompok ini memperkenalkan 20 penemuan favoritnya. Salah satunya akan membuat penderita arachnofobia meloncat pergi.

Inilah tarantula terbesar yang pernah diketahui masih dalam kondisi hidup. Laba-laba ini dinilai terbesar di dunia. Hewan raksasa ini sanggup menelan ular beracun.

Menurut Daily Mail, laba-laba raksasa ini bernama Theraphosa blondi. Dialah laba-laba terbesar di dunia berdasarkan massa tubuh. Ukuran raksasanya mencapai bobot 170gram. Kakinya bisa memanjang hingga 30cm.

Tarantula ini diamati oleh ilmuwan Program Rapid Assessment Conservation International di Guyana pada 2006. Hewan terbesar ini hidup di liang dasar dataran rendah hutan hujan tropis.

Berbeda dengan namanya yang berarti laba-laba Goliath pemakan burung. Tarantula ini banyak menyantap hewan tidak bertulang belakang atau invertebrata. Tapi, selama pengamatan hewan ini makan mamalia kecil dan kadal. Bahkan, bisa memakan ular berbisa.

Seakan berbadan besar saja tidak cukup menakutkan, tarantula ini memiliki taring berbisa. Racunnya bisa membunuh manusia.

Jalur pertahanan utama mereka terletak pada bulu-bulu yang menutupi sekujur tubuhnya. Ketika merasa terancam, mereka menggosokkan kakinya ke perut.

Langkah gosokan ini melepas kabut duri mikroskopis yang bersarang pada selaput kulit dan lendir. Inilah senjata penyerangnya yang bisa mengakibatkan nyeri dan iritasi tahan lama. Kendati begitu berbahaya, ilmuwan terlihat berani menyentuhkan tangannya ke hewan beracun ini.
Read Post | komentar

Indonesia Dihiasi Transit Venus Selama 6 Jam

Rabu, 06 Juni 2012

Platinum Site - Ini peristiwa langla. Sebab hanya terjadi sekali dalam seratus tahun. Planet Venus akan muncul di langit Indonesia, Rabu pagi 6 Juni 2012. Planet itu bisa dilihat lantaran dia melintas tepat di depan matahari. Seluruh wilayah Indonesia dapat melihat perjalanan venus ini.

"Besok, transit venus muncul bersamaan dengan terbitnya matahari,
terjadi pukul 05.00 pagi WIB," kata Kepala Pusat Sains dan Antariksa
Lembaga Antariksa Nasional (LAPAN), Clara Y. Yatini, kepada VIVAnews,
Selasa 4 Juni 2012.

Clara mengatakan bahwa untuk wilayah Indonesia bagian timur, transit venus dapat dilihat mulai pukul 07.00 WIB. Wilayah Indonesia tengah dapat melihat transit ini mulai pukul 06.00 WIB. Transit venus akan berlangsung mulai pukul 05.00 sampai 11.00 WIB. "Akan berlangsung selama 5 sampai 6 jam," katanya.

Wilayah Indonesia barat menurut Clara, hanya dapat melihat sebagian
dari proses peristiwa Venus melintasi di depan matahari. Sedangkan,
wilayah timur dan tengah memiliki kesempatan melihat peristiwa ini
secara penuh.

Jangan Lihat Langsung

Clara juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menghindari kontak langsung dengan matahari pada besok pagi sampai siang. Efek dari melihat langsung proses transit venus dapat mambahayakan mata.

"Jangan melihat langsung, bahaya," tegasnya.

Untuk melihatnya, Clara menyarankan sebaiknya menggunakan kacamata matahari atau menggunakan kacamata dengan lapisan film yang tebal.

"Bisa juga melihatnya melalui air seperti kita melihat gerhana
matahari. Bahaya! Bahkan, melihat dalam sekejap pun, jangan dilakukan," katanya.

Saat transit, Venus akan tampak sebagai bintik hitam kecil yang
melintasi matahari mulai dari pinggir matahari sampai melintas
melewati matahari. Clara berharap cuaca sangat cerah sehingga pihaknya dapat mengamati proses ini secara lengkap.

LAPAN melakukan pengamatan transit Venus di tiga tempat yakni Bandung, Sumedang, dan Biak, Papua.
Read Post | komentar

Bukti Ilmiah "Zombie" Sungguhan

Selasa, 05 Juni 2012

Platinum Site - Tidak seperti di film Hollywood, zombie di Haiti bukanlah penjahat. Mereka korban pemanfaatan mayat yang dibentuk dan dikontrol dukun untuk kepentingan tertentu, seperti buruh tani.

Sejarah mencatat ketakutan terhadap zombie digunakan sebagai metode pengontrol politik dan sosial di Haiti. Dukun yang dipanggil bokors diyakini penduduk memiliki kekuatan untuk mengubah orang menjadi zombie. Mereka sangat ditakuti masyarakat.

Di luar negara yang percaya ilmu hitam Voodoo, zombie dinilai sebagai hantu legendaris, seperti vampir. Pendapat ini berubah pada 1980-an.

Pakar etnobotani Universitas Harvard, Amerika Serikat, Wade Davis, mengaku telah menemukan rahasia "bubuk zombie" saat melakukan penelitian di Haiti. Bahan aktif utama disebutkan berasal dari neurotoksin yang dapat meracuni korban sehingga berada dalam kondisi zombie.

Sihir Voodoo diduga bukan sumber penyebab zombie. Tapi, dapatkah sains dan kedokteran menjelaskan kondisi ini?

Davis menulis beberapa buku mengenai topik ini, termasuk The Serpent and the Rainbow. Tulisannya ini digarap menjadi film oleh Wes Craven.

Kendati buku ini berakhir sukses, banyak ilmuwan yang skeptis dengan klaim Davis. Mereka menilai Davis membesar-besarkan jumlah neurotoksin pada bubuk sampel yang ditemukannya. Para ilmuwan lain ini menilai kandungan tidak terlalu tinggi untuk memberi efek zombie.

Secara teori, bubuk zombie bisa bekerja dalam kondisi ideal. Tapi, pada kenyataannya sangat sulit mengubah orang menjadi zombie dengan bubuk tersebut. Terlalu sedikit racun hanya memberi efek sementara. Terlalu banyak bisa dengan mudah membunuh korban.

Apabila mengesampingkan ilmu farmasi, ada alasan lain meragukan klaim orang-orang selama beberapa dekade yang mengaku telah mengubah orang menjadi zombie. Proses mengubah orang menjadi zombie akan berisiko kerusakan otak, tidak bisa berkoordinasi, dan lamban.

Menurut Discovery News, zombie hampir tidak ideal sebagai pekerja pertanian. Sisi ekonomi zombie juga tidak masuk akal. Haiti merupakan negara termiskin di Belahan Barat. Mereka tidak kekurangan tenaga kerja yang sangat murah untuk bekerja di peternakan dan perkebunan.

Di negara yang rata-rata pendapatan tahunannya kurang dari US$2.000, banyak orang berbadan sehat. Banyak orang non-zombie bersedia bekerja untuk apa saja. Untuk apa mengubah orang menjadi zombie hanya untuk menjadi pekerja?

Pekerja zombie yang belum dibayar masih perlu pakaian, rumah, dan makanan. Ini meniadakan sebagian besar potensi keuntungan dari menggunakan mereka. Perkebunan gula yang diduga penuh dengan makhluk ini, tidak pernah ditemukan bukti keberadaan zombie.
Read Post | komentar

Sejarah Kehidupan Zombie

Platinum Site - Zombie membanjiri siaran TV, film, buku hingga pemberitaan. Makhluk misteri ini bukan barang baru. Mereka diangkat dari budaya pop, terutama film zombie klasik Night of the Living Dead karya George Romero pada 1968.

"Kendati orang-orang berpikir Night of the Living Dead membahas tentang zombie, Romero tidak pernah memanggilnya zombie. Dia mau
mereka disebut hantu. Tapi, publik menamainya zombie, nama itu melekat," ujar pengamat zombie, Blake Smith pada siaran MonsterTalk.

Banyak yang menilai "kiamat zombie" sebagai lelucon budaya pop. Perlu disadari, beberapa orang percaya zombie benar nyata. Budaya Haiti, seperti banyak budaya Afrika lainnya, sangat percaya dengan sihir dan kutukan.

Keyakinan tentang zombie terkait dengan kepercayaan Voodoo yang tersebar di Haiti selama beberapa dekade. Di sini, kehadiran zombie tidak dipertanyakan. Tapi, mereka tidak mengenali zombie sensasional versi Hollywood yang sanggup memakan otak.

Ketakutan terhadap zombie digunakan untuk tekanan politik dan sosial di Haiti. Dukun yang disebut bokors ditakuti sekaligus dihormati karena kemampuannya menyihir orang menjadi zombie.

Bokors diyakini melayani polisi rahasia yang brutal, Tonton Macoute. Agen polisi yang ditakuti ini digunakan pada rezim opresif masa kekuasaan politik Duvalier selama 1957 hingga 1984. Warga yang melawan pemerintah diancam dengan hukuman diubah menjadi zombie.

Pada kisah fiksi populer, ada beberapa cara menghancurkan zombie. Biasanya meledakkan kepalanya dengan senapan. Menurut cerita rakyat Haiti, melepaskan orang dari kutukan zombie tidak dengan membunuhnya.

Ada beberapa cara membebaskan kutukan zombie. Anda bisa memberi makan garam zombie. Cara lain menggiring zombie ke laut agar dia marah dan kembali ke kuburan.

Jadi, apakah zombie nyata? Menurut Discovery News, buktinya masih langka. Tapi, ada beberapa kasus orang yang mengaku zombie di dunia nyata.

Pria bernama Clairvius Narcisse pada 1980 mengaku telah "mati" pada 1962. Dia menyatakan diubah menjadi zombie dan dipaksa bekerja sebagai budak di perkebunan tebu Haiti.

Sayang, Narcisse tidak memberi bukti untuk mendukung klaimnya. Dia juga tidak bisa menunjukkan tempat dia bekerja selama hampir 20 tahun kepada penyidik. Pria ini pun dinilai sakit jiwa.

Alasan orang membuat seseorang menjadi zombie pun masih menyisakan misteri. Butuh banyak waktu dan upaya untuk menculik seseorang, memalsukan kematiannya, menakar racun yang tepat, membangkitkannya, dan memaksanya bekerja.

Ada cara lain yang lebih mudah untuk menyebabkan kerusakan otak. Tapi, tidak ada jaminan orang tersebut akan tetap jinak. Mungkin mereka akan dibiarkan dalam keadaan tidak berfungsi. Sementara zombie merajalela di TV dan film, zombie di dunia nyata masih mitos yang belum terbukti sepenuhnya.
Read Post | komentar (2)

Ancaman Bakteri Pemangsa Daging Manusia

Senin, 28 Mei 2012

Platinum Site - Kasus terbaru infeksi bakteri yang memakan daging ini berpotensi merenggut nyawa. Dua kasus baru Necatoriasis fasciitis telah menimpa Georgia, Amerika Serikat. Kasus lain terjadi di Allegheny County, Pennsylvania, AS.

Paul Bales diamputasi setelah serangan bakteri berbahaya itu menginfeksi kakinya hingga harus dipotong. Dia terkena infeksi ketika memindahkan bagian dok di Danau Sinclair, Georgia, AS. Bales menutup lukanya dengan perban tanpa mencari bantuan medis hingga 5 Mei.

Seminggu kemudian, dia dipindahkan dari Pusat Medis di Georgia. Potensi yang sama mengantar korban seorang pria dari Georgia lagi ke rumah sakit.

Bobby Vaughn, 33 tahun, jatuh sakit setelah mengalami luka saat memotong  gulma. Luka kecil inilah yang mengantar Vaugh mengunjungi rumah sakit pada 4 Mei, rumah sakit yang sama dengan korban awal Aimee Copleland. Pelajar ini dirawat karena Necatoriasis fasciitis seminggu sebelumnya ketika Vaughn dikonfirmasi menjadi penderita ketiga.

Dokter bedah di RS Augusta sedang dalam proses membangun kembali pangkal paha Vaughn setelah membuang 2 pon jaringan dalam upaya melawan penyakit. Dia kini telah menjalani enam operasi dan harus siap menghadapi lebih banyak operasi lagi mendatang.

Ketika luka pertama membengkak, Vaughn pergi ke rumah sakit Cartersville tempat dia diberi antibiotik. Dokter ingin dia dirawat untuk observasi lebih lanjut. Sayang, Vaughn menolak dan memilih pulang.

Luka bengkak itu tumbuh benjolan seukuran kacang tanah hingga sebesar buah anggur. Vaughn segera dilarikan ke meja operasi.

"Mereka harus membangun kembali daerah selangkangan saya. Tapi, saya merasa jauh lebih baik sekarang," ujar Vaughn seperti dilansir dari Time.

Menurut juru bicara rumah sakit, Barclay Bishop, rumah sakit menemukan sekitar 50 kasus bakteria pemakan daging manusia ini setiap tahun.      

Kasus Necatoriasis fasciitis ini diduga tidak saling berhubungan, termasuk Copeland dan ibu muda Lana Kuykendall.

Dokter menunggu hasil tes yang dilakukan pada pria yang dirawat di rumah sakit Allegheny County. Pasien ini diperkirakan juga menjadi korban bakteri pemakan daging. 

Direktur Departemen Kesehatan Allegheny County, dr. Bruce Dixon mengatakan selusin infeksi telah mengemuka setiap tahun di tempat itu. Tapi, kita bisa kontak dengan bakteri setiap hari dan tidak menderita sakit. 

Pasien kini dalan ICU Pusat Medis Regional Jefferson di Pittsburgh, AS. Penderita infeksi mengalami luka ketika beraktivitas di luar ruangan.
Read Post | komentar

Gunung Padang Cilacap Berbentuk Piramida

Platinum Site - Situs di Gunung Padang, Desa Salebu, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, juga berbentuk bebatuan yang tersusun mendekati bentuk piramida. Namun sayangnya, separuh situs ini sudah rusak berat oleh akibat alamiah atau pun ulah manusia.

Hizi Firmansah, seorang aktivis pemerhati situs ini, hingga saat ini, belum ada upaya konservasi terhadap situs bebatuan ini. Kepada VIVAnews, Minggu 27 Mei 2012, Hizi menyebutkan terahir tahun 2008 bentuk dari situs ini masih sangat terlihat bagus, namun saat ini kondisinya telah banyak yang rusak.

Kerusakan terparah terlihat pada bagian tangga, selain tertutup semak belukar, bagian ini juga sudah tidak terlihat bentuk aslinya karena telah longsor. Selain itu, sebagian bebatuan yang panjang beberapa sudah patah dan di sekitar lokasi tidak terlihat patahan bebatuan tersebut.

Meski begitu, kata Hizi, dibandingkan dengan situs serupa yang ditemukan di Gunung Padang Cianjur, susunan bebatuan Desa Salebu, Cilacap, ini  sebagian tertutup tanah dan terlihat menjulang seperti piramida. Hingga saat ini belum ada hasil penelitian yang dapat menjelaskan tentang situs kuno bebatuan yang tersusun rapi berbentuk piramida ini.

Menurut Suganda, juru kunci situs, ada cerita rakyat yang berkembang di desa-desa sekitar kawasan situs ini. Konon, pada zaman kerajaan Padjajaran, Naganingrum, istri pertama Raja Padjajaran Prabu Kian Santang, pada saat hamil meminta dibangunkan istana di sebelah timur kerajaan Padjajaran.

Masyarakat sekitar meyakini, tumpukan batu yang tersusun rapi ini konon yang dipersiapkan untuk membuat istana. Namun karena anak yang sebelumnya diketahui berjenis kelamin laki laki pada saat lahir dibuang dan diganti dengan anak anjing, Prabu Kian Santang marah dan pembangunan keraton timur dibatalkan.

Warga berharap, ada sebuah penelitian yang dapat menjelaskan mengenai situs tersebut. Selain untuk mengetahui sejarah, situs bebatuan kuno yang berbentuk piramida ini juga sangat indah dan berpotensi sebagai sebuah kawasan cagar budaya yang dapat dijadikan tujuan wisata.
Read Post | komentar

Misteri Tangan Sepupu T-rex dari Argentina

Platinum Site - Tangan Tyrannosaurus Rex bukan bagian yang paling ditakuti. Tapi, sepupunya memiliki tangan yang lebih pendek dan gemuk.

Ketika T-rex dan keluarganya memenuhi Amerika Utara dan Asia, Abelusaurids menguasai area yang sama penting. Patagonia dan Gondwanaland di Selatan Amerika telah ditundukkannya.

Mereka memiliki taring yang tajam seperti T-rex. Gunanya untuk menghancurkan dan membunuh mangsa. Tapi, tangannya lebih kecil.

Mereka mendominasi belahan bumi Selatan dengan tampang yang serupa ganasnya dengan T-rex. Tapi, binatang purba buas ini biasanya pendek dan bertulang tinggi sehingga bentuknya unik.

Rekan-rekan mereka di utara lebih siap untuk berperang. Kendati mereka cukup gemuk. Lengan Tyrannosaurus rex lebih impresif daripada si kecil Abelisaurid.

Fosil dari Patagonia mewakili spesies Abelisaurid terbaru yang terpisah pada awal evolusi. Spesimen era Jurrasic ini lebih tua 40 juta tahun dibanding Abelusaurid lain. Temuan ini menunjukkan perubahan lengan terjadi pada tahap awal evolusi.

Ahli paleontologi LMU Dr. Oliver Rauhut menjelaskan perubahan ini.

"Abelisaurid merupakan kelompok yang sangat beragam dan menyebar secara luas pada zaman Kapur," ujar Rauhut.

"Tapi, asal-usul mereka sejauh ini masih misterius," imbuh pakar Koleksi Negara Bavaria untuk Paleontologi dan Geologi di Munich, Jerman.

Penelitian ini dilakukan bersama Dr. Diego Pol dari Argentina. Riset menemukan kecenderungan pengurangan tingkatan ekstrim mulai dari  Abelisaurid.

Rauhut dan Pol menamakan spesies terbaru ini Eoabelisaurus mefi atau Abelisaurus dari Museo Palentológico Egidio Feruglio (MEF) untuk mencantumkan dukungan museum pada riset kolaborasi ini.

"Temuan baru ini menunjukkan Abelisaurus lebih tua dari yang kami duga," ujar Rauhut seperti dilansir dari Daily Mail.

Menurut Rauhut, alasan minimnya informasi mengenai fosil ini karena catatan sejarah dinosaurus di belahan bumi Selatan tidak lengkap. Kekurangan dokumentasi ini terutama pada periode pertengahan Jurrasic hingga awal zaman Kapur.

Para peneliti terkejut menemukan Eoabelisaurus berevolusi pada benua super Pangea sebelum terpecah belah menjadi daratan seperti saat ini. Tapi, Abelisaurus tidak menyebar secara global. 

"Satu penjelasan yang mungkin yaitu gurun besar di pusat Pangea mencegah penyebaran kelompok ini ke Utara. Ini berguna untuk membatasi evolusi garis keturunan ke belahan bumi Selatan," ujar Pol.

Studi geologi terbaru dengan hasil temuan iklim  menunjukkan keberadaan penghalang geografis.

"Pada Eobelisaurus, lengan atas berukuran normal. Tapi, lengan bawah lebih pendek ketika dibandingkan. Tangan sangat kerdil dan cakarnya kecil," urai Rauhut.
Read Post | komentar

Rakus, Ikan Besar Mati Saat Telan Ikan Kecil

Minggu, 27 Mei 2012

Platinum Site - Dengan deretan gigi tajam dan insting sebagai predator, ikan Pike jarang menemukan lawan sepadan di air tawar.

Berada di jajaran atas rantai makanan, Pike memangsa apapun, serangga, ikan, katak, bahkan menelan bebek hidup-hidup.

Namun, entah karena terlalu percaya diri, putus asa, atau memang tamak, ikan seberat 5,4 kilogram itu mencoba menelan bulat-bulan seekor ikan yang lebih kecil. Tidak seperti mangsa-mangsa sebelumnya. Kali ini akibatnya fatal. Ikan kecil itu tersangkut menutup udara ke insang. Ikan predator itu pun mati. 

Pike sepanjang satu meter itu ditemukan mengambang di permukaan tambak perikanan Suffolk, dalam dalam kedaaan ikan mangsa seberat 1,3 kilogram terjebak di tenggorokannya. Diduga ia mati tersedak saat berusaha menelan mangsanya. Padahal, diketahui Pike tersebut telah berkeliaran di kolam tersebut sejak 10 tahun terakhir.

Dr Bruno Broughton, penasihat ilimiah untuk Klub  Pike Anglers di Inggris mengatakan, Pike tersebut telah tersedak sampai mati. Sebab, ikan yang dimangsa itu mencegah oksigen masuk ke insangnya. "Ikan Pike tak akan bisa bernafas. Ia makan, tapi tak bisa menelannya.

Broughton mengakui, kejadian seperti ini jarang. Sebab, biasanya Pike akan melepaskan ikan yang terlalu besar bagi mulutnya. "Pasti ada sesuatu dalam interaksi antara kedua ikan ini, yang menyebabkannya menjadi tersangkut seperti itu. Ini sangat jarang."

Sementara, David Walker, pemilik Hermitage Fisherie mengaku, ia mendapat peringatan tentang keberadaan 'ikan mengerikan' di dalam perairan.

Saat menyelidiki apa sebenarnya yang dimaksud, Walker mengaku terkejut. "Aku kaget melihat ikan besar degan kondisi tercekik ikan yang lebih kecil," kata dia.

Secara terpisah, David Plampin, sekretaris kelompok pancing, Bury St Edmunds Angling mengatakan, insiden seperti itu nyaris tak pernah tedengar. "Pike diketahui memangsa bebek dan ikan seberat setengah kilogram, tak pernah mangsa sebesar itu," kata dia. (Daily Mail)
Read Post | komentar

Zat Khusus Rusia Bernilai Miliaran Rupiah

Rabu, 23 Mei 2012

Headline
Platinum Site - Zat reagen kimia khusus yang dikirimkan Rusia untuk membantu identifikasi korban kecelakaan Sukhoi Superjet 100 bernilai miliaran rupiah.

Rusia menghibahkan 17 zat reagen kimia kepada Polri, sesuai permintaan pemerintah RI, untuk membantu proses idenfitikasi jenazah korban kecelakaan tersebut.
Dubes Rusia Alexander Ivanov mewakili Kementerian Kesehatan dan Pembangunan Rusia menyerahkannya secara resmi kepada Direktur Eksekutif DVI Kombes Polri Anton Castilani.

Belasan zat reagen, diantaranya AmpFISTR Human Identifier Plus, Human DNA Quantification Kit, Minifier Kit, POP 4, dan Gene Scan 500 LIZ, diperkirakan bernilai US$700 ribu atau sekitar Rp6,5 miliar.

Reagen ini dugunakan dalam proses ekspertis genetik dan molekuler terhadap jenazah korban yang sulit diidentifikasi secara visual atau fisiknya.
Read Post | komentar
 
© Copyright Platinum Site 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all